Rabu, 18 Mei 2011

BAB I Sistem Perekonomian Indonesia


1. Arti Sistem
                Sebuah system pada dasarnya adalah suatu “ organisasi besar “ yang menjalin berbagai subjek (atau objek) serta perangkat kelembagaan dalam suatu tantanan tertentu. Subjek atau objek pembentuk sebuah system dapat berupa orang-orang atau masyarakat, untuk suatu system social atau system kemasyarakatan, mahkluk-mahkluk atau benda alam untuk suatu system kehidupan atau system lingkungan, barang atau alat, untuk suatu system peralatan; data, catatan, atau kumpulan fakta, untuk suatu system informasi; atau bahkan kombinasi dari objek-objek tersebut. Himpunan subjek atau objek itu belum dapat disebut sebagai suatu system apabila tidak ada perangkat kelembagaan.
                Perangkat kelembagaan yang dimaksud meliputi wadah atau tempat subjek (objek) itu berhubungan, cara kerja dan mekanisme yang menjalin hubungan subjek (objek) tadi, serta kaidah atau norma yang mengatur hubungan subjek (objek tersebut agar serasi)
 1.1 Sistem Ekonomi dan Sistem Politik
                System ekonomi sendiri adalah suatu system yang mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antar manusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suatu tatanan kehidupan.
                Sebagai bagian dari suprasistem kehidupan, system ekonomi berkaitan erat dengan system-sistem social lain yang berlangsung di dalam masyarakat. Di dunia ini terdapat kecendurungan umum bahwa system ekonomi disebuah Negara “bergandengan tangan” dengan system politik di Negara bersangkutan, ideology ekonomi berjalan seiring dengan ideology politik.
                System ekonomi suatu Negara dikatakan bersifat khas, sehingga bisa dibedakan dari system ekonomi yang berlaku atau diterapkan di Negara lain, berdasarkan beberapa sudut tinjauan seperti:
1. system pemilikan sumber daya atau faktor-faktor produksi,
2. keleluasan masyarakat untuk saling berkompetisi satu sama lain dan untuk menerima imbalan atas prestasi kerjanya,
3. kadar peranan pemerintah dalam mengatur, mengarahkan, dan merencanakan kehidupan bisnis dan perekonomian pada umumnya.
2. Perkembangan Sistem Perekonomian Indonesia
                Secara garis besar, didunia ini pernah dikenal dua macam system ekonomi yang ekstrem, system ekonomi kapitalis dan system ekonomi sosialis.
                System ekonomi kapitalis mengakui pemilikan individu atas sumber daya-sumber daya ekonomi atau faktor-faktor produksi. Setidak-tidaknya terdapat keleluasan yang sangat longgar bagi orang-per orangan dalam atau untuk memiliki sumberdaya. Prinsip “keadilan” yang dianut oleh system kapitalis ialah “setiap orang menerima imbalan berdasarkan prestasi kerjanya”. Campur tangan pemerintah atau Negara sangat minim. Pemerintah lebih berkedudukan sebagai “pengamat” dan “pelindung” pereknomian.
                System ekonomi sosialis adalah sebaliknya. Sumber daya ekonomi atau faktor produksi diklaim sebagai milik Negara. System ini lebih menekankan pada kebersamaan masyarakat dalam menjalankan dan memajukan perekonomian. Imbalan yang diterimakan pada orang perorangan didasarkan pada kebutuhannya, bukan berdasarkan jasa yang dicurahkan. Prinsip “keadilan” yang dianut oleh system ekonomi sosialis adalah “setiap orang menerima imbalan yang sama”. Kadar campur tangan pemerintah sangat tinggi. Justru pemerintalah yang menentukan dan merencanakan tiga persoalan pokok ekonomi [what (apa yang harus diproduksi), how (bagaimana memproduksinya), dan for whom (untuk siapa diproduksi)].
                Dalam terminology teori mikroekonomi, system ekonomi kapitalis menyandarkan diri sepenuhnya pada mekanisme pasar, prinsip laissez faire (persaingan bebas), meyakini kemampuan “the invisible hand”, dimana semuanya tergantung pada pasar.
                Sedangkan pada system ekonomi sosialis adalah sebaliknya, pasar justru harus dikendalikan melalui perencanaan terpusat, dan pemerintah secara aktif ikut bermain dalam system ini. Yang perlu ditekankan pada system ini adalah system ini bukanlah system ekonomi yang tidak memandang peranan capital.
                Diantara kedua ekstrem system ekonomi tersebut, terdapat sebuah system lain yang merupakan “campuran” antara keduanya, dengan berbagai variasi kadar dominasinya, dan juga dengan berbagai macam istilah lainnya. System ekonomi campuran pada umumnya diterapkan oleh Negara-negara berkembang atau Negara-negara di Dunia Ketiga. Beberapa diantaranya cukup konsisten meramu resep campurannya; dalam arti kadar kapitalismenya selalu lebih tinggi (contohnya filiphina), atau bobot sosialismenya senantiasa lebih besar (contohnya India).

www.welkipedia.com 

BAB 4 PDB PERTUMBUHAN DAN PERUBAHAN STRUKTUR EKONOMI

 Bab 4

A . PERTUMBUHAN DAN PERUBAHAN STRUKTUR EKONOMI
Kesejahteraan masyarakat dari aspek eknomi dapat diukur dengan tingkat pendapatan nasional perkapita. Untuk dapat meningkatkan pendapatan nasional, maka pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu target yang sangat penting yang harus dicapai dalam proses pembangunan ekonomi. Oleh karena itu tidak mengherankan jika pada awal pembagnunan ekonomi suatu Negara, umumnya perencanaan pembangunan eknomi berorientasi pada masalah pertumbuhan. Untuk Negara-negara seperti Indonesia yang jumlah penduduknya sangat besar dan tingkat pertumbuhan penduduk yang sangat tinggi ditambah kenyataan bahwa penduduk Indonesia dibawah garis kemiskinan juga besar, sehingga pertumbuhan ekonomi menjadi sangat penting dan lajunya harus jauh lebih besar dari laju pertumbuhan penduduk agar peningkatan pendapatan masyarakat perkapita dapat tercapai.

Pertumbuhan ekonomi dapat menurunkan tingkat kemiskinan dengan menciptakan lapangan pekerjaan dan pertumbuhan jumlah pekerja yang cepat dan merata. Pertumbuhan ekonomi
juga harus disertai dengan program pembangunan social .

B . Pertumbuhan Ekonomi Selama Orde Baru Hingga Saat Ini

Data yang digunakan adalah data sekunder melalui penelusuran kepustakaan dan dianalis dengan menggunakan analisa pertumbuhan. Hasil analisis menunjukan bahwa masa pemerintahan orde lama perekonomian nasional diperhadapkan dengan inflasi yang sangat tinggi yang disebut Hiper Inflastion yang mencapai 500% – 650%.
Pemerintahan orde baru proses pembangunan dilakukan melalui PJP TAHAP I dan II, pelaksanaannya perpelita.Pertumbuhan ekonomi cukup menggembirakan dan Indonesia termasuk salah satu negara ASEAN (Negara di Asia Tenggara) dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi yaitu 8,2%.
Tahun 1997 – 1998 berawal dari krisis baht di Thailand dan berdampak pada kondisi perekonomian nasional yang berakibat pada krisis multidimensional menyebabkan tingkat pertumbuhan ekonomi turun drastis menjadi negatif.Pada tahun berikutnya kondisi perekonomian nasional dapat pulih dan pemerintah berhasil mengendalikan tingkat pertumbuhan ekonomi menjadi nol.Kondisi ini diperbaiki terus hingga tahun 2009 dengan menunjukan trend pertumbuhan dari tahun ketahun.
Sejak bulan Maret 1966 keadan perekonomian mengalami porakporanda.Ketidak mampuan memenuhi kewajiban utang luar negeri,penerimaan eksport yang hanya setengah dari pengeluaran untuk import barang dan jasa,ketidak berdayaan mengendalikan anggaran belanja dan memungut pajak,laju inflasi secepat 30 – 50 %,perbulan,serta buruknya
kondisi prasarana perekonomian,dll. Menghadapi keaadan yang demikian parah maka ditetapkan beberapa kebijakan antara lain memerangi hiperinflasi,mencukupkan stok bahan
pangan,merehabilitasi sarana perekonomin, meningkatkan eksport,menciptakan lapangan kerja,mengundang kembali investasi asing.Secara keseluruhan program ekonomi pemerintah orde baru di bagi menjadi dua jangka waktu yang saling berkaitan yaitu: jangka pendek dan
jangka panjang.

Indonesia berada dalam era pembangunan jangka panjang tahap ke
dua yakni kurun waktu 1994-2019. Tahapan pertama pembangunan jangka
menengah adalah Repelita VI tahun 1994-1999. Namun pada akhir tahun
1997 atau awal tahun 1998 terjadi krisis moneter yang menyebabkan
pertumbuhan ekonomi menurun meskipun indonesia telah mengalami suatu
proses pembangunan ekomi yang spektakuler.

Selama periode tahun 1993 –1995 rata –rata pertumbuhan ekonomi pertahun antara 7,3 % hingga 8,2 % menyebabkan indonesia termasuk negara di ASEAN dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Rata-rata pendapatan nasional perkapita naik pesat pertahun pada tahun 1993 dalam dolar Amerika Serikat sudah melewati angka 800 tetapi akibat krisis PN perkapita menurun drastis ke 640 dolar tahun 1998 dan 580 dolar Amerika Serikat tahun 1999.

C . Faktor Penentu Prospek Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Distribusi Produk Domestik Bruto (PDB) menurut sector atas dasar harga berlaku menunjukan peranan dan perubahan struktur ekonomi dari tahun ke tahun dan tig sector utama yaitu sektor pertanian, industri pengolahan, dan perdagangan mempunyai peranan sebesar 55,9 persen pada tahun 2006 . Pengangguran terbuka per Agustus 2006 mencapai 10,93 juta orang atau 10,28% angkatan kerja. Masalah kepemerintahan tahun 2007 mafsih tetap masalah kendala penerapan UU dan Presiden berfikir keras untuk mengatasi hambatan pelaksanaan. Diramalkan sepanjang tahun 2007, Presiden akan aktif ”campur tangan” mengatasi kemacetan pelaksanaan UU atau program tertentu, melakukan intervensi simpatik kepada departemen fungsional dan daerah otonom. Dapat disimpulkan bahwa kepemerintahan tahun 2006 juga ditandai oleh senjang konsep kebijakan pemerintah di atas kertas dengan implementasi lapangan , akan mendorong reformasi birokrasi sepanjang 2007 dan pembentukan tim independen diluar pemerintah yang akan melacak apakah suatu kebijakan telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat serta memberi rekomendasi tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya. Tahun 2007 adalah ”jendela peluang” bagi pemerintahan untuk berprestasi, namun kemungkin kecil dapat dimanfaatkan Presiden. Stabilitas keamanan relatif baik sepanjang 2006, harap-harap cemas dapat berlanjut tahun 2007. Disamping bencana alam, kecelakaan transportasi udara/laut dan flu burung, terorisme tetap menjadi ancaman serius dan agenda perburuan Noordin M.Top yang dianggap kepolisian RI setara kaliber dengan Dr.Azahari akan tetap dilanjutkan Polri.



D . Perubahan Struktur Ekonomi
Perubahan struktur ekonomi, umum disebut transformasi stryktural, dapat didefisinikan sebagai suatu rangkaian perubahan yang saling tekait satu dengan yang lainnya dalam komposisi AD, perdagangan luar negri (ekspor dan inpor), AS ( produksi dan menggunakan faktor-faktor produksi yang diperlukan mendukung proses pembanggunan ekonomi yang berkelanjutan) .

Ada beberapa faktor yang menentukan terjadinya perubahan struktur ekonomi antara lain :

• Produktivitas tenaga kerja per sektor secara keseluruhan
• Adanya modernisasi dalam proses peningkatan nilai tambah dari bahan baku, barang setengah jadi dan barang jadi.
• Kreativitas dan penerapan teknologi yang disertai kemampuan untuk memperluas pasar produk/jasa yang dihasilkannya.
• Kebijakan pemerintah yang mendorong pertumbuhan dan pengembangan sektor dan komoditi unggulan
• Ketersediaan infrastruktur yang menentukan kelancaran aliran distribusi barang dan jasa serta mendukung proses produksi.
• Kegairahan masyarakat untuk berwirausaha dan melakukan investasi secara terus-menerus
• Adanya pusat-pusat pertumbuhan baru yang muncul dalam wilayah daerah
• Terbukanya perdagangan luar daerah dan luar negeri melalui ekspor-impor
Struktur perekonomian adalah besar share lapangan usaha terhadap total PDRB baik atas dasar harga yang berlaku maupun harga konstan. Dengan mengetahui struktur perekonomian, maka kita dapat menilai konsentrasi lapangan usaha yang sangat dominan pada suatu daerah. Biasanya terdapat hubungan antara lapangan usaha dan penduduk suatu daerah. Menurut Teori Lewis, perekonomian suatu daerah harus mengalami transformasi struktural dari tradisional ke industri, yang ditunjukkan dengan semakin besarnya kontribusi sektor non pertanian dari waktu ke waktu terhadap total PDRB.

http://dullzabbar.blogspot.com/2011/03/pdb-pertumbuhan-dan-perubahan-struktur.html

Minggu, 21 November 2010

laporan kunjungan industri

LAPORAN KUNJUNGAN INDUSTRI “
CV. TONDANG ARTA ENGINEERING
Jl. Raya Cikenting No. 53 Mustika Jaya – Bekasi 17310

Nama : Suherni
NPM : 26210722
Kelas : 1 EB 17

Di era yang semakin maju ini, pengangguran yang semakin banyak sudah menjadi persoalan umum, terlebih meski memiliki gelar. Pemerintah pun sudah menggalang banyak cara dan kegiatan untuk mendongkrak angka pengangguran menjadi lebih minim. Namun cara dan kegiatan yang ditempuh memang cukup menghasilkan meski belum cukup sepenuhnya.
Hal inilah yang sering disikapi oleh para kawula muda dengan kreatifitas menjadikan bakat dan kemampuan sebagai peluang memunculkan lapangan kerja yang baru guna menyerap para pengangguran. Pemerintah pun meminimalisir akan penggunaan barang-barang yang modern guna penyerapan.
Pembuatan lapangan kerja baru memang terbilang tidak mudah, harus memakai cara keras, keuletan dan ketelatenan, dan kejelian dalam melihat peluang dan seberapa besar prospek akan usaha itu. Kemampuan dari individu pun turut menjadi perhitungan mendasar dan pertimbangan. Dengan perhitungan dan pertimbangan yang matang maka akan dikatakan bahwa melalui perkembangan kemampuan individu melalui usaha akan memiliki masa depan yang cerah.
Meski persaingan baik segi pekerjaan dan yang lainnya sangatlah ketat. Setiap individu terutama mereka yang memiliki gelar pun diharapkan dapat berkarya dan memecahkan permasalahan persaingan ini.
Dan itulah yang dilakukan oleh Jesron Simamora Ir. Pemilik CV. Tondang Arta Engineering. Dengan modal dari badan usaha, kemampuan, kemauan, dan kejelian dalam melihat peluang usaha ia pun mulai mencoba menumbuhkan usaha yang bergerak dalam bidang Engineering ini. Awal yang sulit dan perkembangan yang turun naik pun turut ia rasakan. Namun dengan kesukaannya akan bidang yang digelutinya ini ia pun menerjang permasalahan dan kini mulai menuai hasil.

Jesron Simamora Ir. Pemilik TONDANG ARTA ENGINEERING atau yang sering disebut TONA ENGINEERING. Lulusan Universitas Tirtayasa dengan gelar insinyur teknik ini memulai kariernya dengan bekerja diperusahaan pembuatan mesin dan hanya menjadi pegawai, lalu diangkat menjadi manajer produksi. Namun karena keyakinan dan kesukaan terhadap bidang industry dia pun membangun sebuah CV Personal, modal awal dari Badan Usaha dan niat kini dia mendulang omset 60-10 juta perbulan dengan asset 1 Milyar dan pekerja yang berjumlah 7 orang, industry yang tadinya minim peralatan itu pun kini mempunyai peralatan yang terbilang lengkap untuk memproduksi, yakni:
-mesin bubud : untuk membuat hasil produksi
-mesin milling(bor) : berfungsi untuk meratakan besi
-mesin pemotong : untuk memotong besi
-mesin Freis : untuk membuat komponen-komponen hasil produksi
gas LPG : untuk membakar besi

Meski pendistribusiannya baru sebatas Bekasi hingga Purawakarta dan persaingan di industry semakin ketat dengan munculnya barang-barang dengan harga murah namun dia optimis bahwa usaha ini bisa menjangkau berbagai daerah Indonesia bahkan go internasional.

Usaha berbahan baku besi dengan supplier yang berada dalam kawasan glodok ini pun mempunyai cara tersendiri dalam penjualannya. Dalam hal promosi CV ini melakukannya dengan menyebar profil perusahaannya ke perusahaan-perusahaan lain. Metode penjualannya pun melalui marketing dimana ketika ada pesanan maka baru ada penjualan.

Berikut akan dipaparkan bagaimana langkah pendistribusian usaha ini.
Dimulai dengan Permintaan akan barang yang diperlukan oleh perusahaan yang bersangkutan, lalu Penawaran dengan menyetujui tidaknya atas permintaan perusahaan yang bersangkutan kepada CV kami. Setelah adanya persetujuan atas kedua belah pihak maka dilanjutkan dengan PO atau Purchase Order dimana surat pemesanan dibuat. Usai PO maka akan dilanjutkan dengan negosiasi harga dan berita acara. Atau yang lebih singkat dan jelasnya maka dapat diurutkan sebagai berikut:
-Permintaan,
-Penawaran,
-PO (Purchase Order),
- negosiasi, dan
-berita acara

Harga yang ditetapkan untuk tiap hasil produksi pun tidak ditentukan secara pasti karena harga bersangkutan dengan hasil negosiasi yang teah dicapai dan disetujui kedua pihak. Berkenaan dengan harga pun berhubungan tingkat kesulitan atas produk yang diinginkan.

Usaha yang dimulai 5 tahun silam tepatnya tahun 2005 ini pun menjalin hubungan baik dengan pabrik-pabrik disekitar dengan menjadikan rekan kerja dan bersaing secara sehat bahkan tak urung saling menguntungkan bila orderannya banyak. Ia pun tidak hanya berkutat dalam industry ini namun juga menjual ban dalam motor.

Meski usaha yang telah digeluti selama lima tahun ini telah maju pesat dan meraup laba yang menggiurkan namun sang pemilik masih nyaman dengan mengontrak seharga 15 juta per bulannya. Sang pemilik Pak Jesron mengutarakan bahwa tempat ini adalah tempat yang sangat strategis dan dekat dengan daerah-daerah perindustrian. Meski ini sama dengan menambah beban biaya atas sewa tanah.
Dalam wawancaranya Pak Jerson tak urung menjelaskan tentang biaya dan kesejahteraan pegawainya. Pak Jerson menerangkan bahwa biaya yang dikeluarkan adalah biaya telpon, biaya listrik untuk mesin yang digunakan 23 watt, jadi total perbulannya Ia harus mengeluarkan biaya kurang lebih 5 juta.

Untuk gaji karyawan sendiri dia menetapkan standar yang tinggi untuk menunjang kesejahteraan karyawannya yang berjumlah 7 orang. Gaji karyawan pun terbilang cukup besar dengan jam kerja dari jam 8 hingga jam 5 sore pada hari senin sampai jumat dan jam 8 hingga jam 12 pada hari sabtu yakni sebesar 2 juta untuk gaji pokok dan gaji lainnya yang diukur dari keahlian yang dimiliki pekerjanya.

Senin, 01 November 2010

pengantar bisnis BAB 7



Pengertian dan  konsep pemasaran

·        Pengertian pemasaran
Pemasaran merupakan keseluruhan dari pengertian tentang : penjualan, perdagangan, dan distribusi.
Devinisi yang dikemukakan oleh Wiliam J. Staton, pemasaran adalah system keseluruhan dari kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan, dan mendistribusikan barang dan jasayang dapat memuaskan kebutuhan kepada pembeli.
·        Penciptaan kaedah kepada pembeli

Selain pemasaran, kegiatan lain yang dapat menciptakan nilai ekonomi adalah:
1.      Produksi yang membuat barang-barang
2.      Konsumsi yang menggunakan barang-barang tersebut.

Faedah adalah kekuatan dari suatu produk atau jasa untuk memuaskan kebutuhan.
Macam-macam faedah yaitu:
a.       Faedah bentuk
b.      Faedah waktu
c.       Faedah tempat
d.      Faedah milik
e.       Faedah informasi

·         Konsep pemasaran
Konsep pemasaran merupakan alsafah perusahaan yang menyatakan bahwa pemasaran keinginan pembeli adalah syarat utama bagi kelangsungan hidup perusahaan. Konsep pemasaran ini banyak dianut oleh perusahaan modern yang ingin mencapai laba jangka panjang denagn berorientasi  kepada konsumen atau pasar.


·         Pendekatan studi pasar
Pemasaran dapat dipelajari dengan mengadakan berbagai macam pendekatan, yaitu:
Ø  Pendekatan serba fungsi
Ø  Pendekatan serba lembaga
Ø  Pendekatan serba barang
Ø  Pendekatan serba sistem
Ø  Pendekatan serba manajemen

·         Pendekatan serba fungsi
Fungsi pokok pemasaran adalah :
a.       Penjualan
Fungsi penjualan merupakan sumber pendapatan yang diperlukan untuk menitup longkos-ongkos dengan harapan mendapatkan laba.
b.      Pembelian
Fungsi pembelian bertujuan memilih barang-barang yang dibeli untuk dijual atau untuk digunakan dalam perisahaan dengan harga, pelayanan dari penjual dan kualitas produk tertentu.
c.       Pengangkutan
Pengumgsian merupakan fungsi pemindahan barang dari tempat barang di konsumsikan.
d.      Penyimpanan
Penyimpanan merupakan fungsi menyimpan barang-barang pada saat barang selesai diproduksi sampai pada saat barang dikonsumsikan.
e.       Pembelanjaan
Pembelanjaan adalah fungsi mendapatkan modal dari sumber akstern guna menyelenggaraan kegiatan pemasaran.
f.       Penanggungan resiko
Penanggung resiko adalah fungsi menghindari dan mengurangi resiko yang berkaitan dengan pemasaran barang.
g.      Standardisasi dan grading
Standarisasi adalah penentuan batas-batas dasar dalam bentuk spesifikasi barang-barang hasil manufaktur, ksadang-kadang disebut normalisasi.
Grading adalah usaha menggolong-golongkan barang ke dalam golongan standard kualitas yang telah mendapat pengauan dunia perdagangan.
h.      Pengumpulan informasi pasar
Keterangan ini semuanya diperlukan oleh pengusaha untuk menentukan tindakan-tindakan guna mencapai keuntungan maksimal.
Sebenarnya kedelapan fungsi pokok pemasaran tersebut dapat dimasukan kedalam tiga macam fungsi, yaitu:
o   Fungsi pertukaran, meliputi: pembelian dan penjualan
o   Fungsi penyediaan fisik, meliputi: pengangkutan dan penyimpanan.
o   Fungsi penunjang , meliputi: pembelanjaan, penanggung resiko, standardusasi dan grading, serta poengumpulan informasi pasar.

·         Pendekatan serba lembaga
Mempelajari pemasaran dari segi organisasi/ lembaga-lembaga yang terlibat dalam rangka pemasaran ini.
Lembaga tersebut adalah :
o   Penyedian bahan/supplier yang menyediakan bahan kepada produsen.
o   Produsen yang mengolah bahan menbjadi bahan jadi.
o   Perantara perdagang
o   Perantara agen
o   Perusahaan saingan
o   Pembeli akhir.

·         Pendekatan serba barang
Pendekatan serba barang disebut juga pendekatan organisasi industry, merupakan suatu pendekatan pada pemasaran yang melibatkan studi tentang bagaimana barang-barang tertentu berpindah dari titik produksi ke konsumen akhir ke konsumen industri.

·         Pendekatan serba barang
            merupakan suatu pendekatan pada pemasaran yang melibatkan studi tentang bagaimana barang-barang tertentu berpindah dari titik produksi ke konsumen akhir atau konsumen industri.

·         Pendekatan Serba Manajemen
            Mempelajari pemasaran dengan menitikberatkan pada pendapat manajer serta keputusan yang mereka ambil.

·         Pendekatan Serba Sistem
            Sumber pemasaran adalah kumpulan lembaga-lembaga yang melakukan tugas pemasaran,barang,jasa,ide,orang,dan faktor-faktor lingkungan yang saling memberikan pengaruh,dan membentuk serta mempengaruhi hubungan perusahaan dengan pasarnya.

Struktur Organisasi Pemasaran

            Sebagai salah satu fungsi poko dalam perusahaan,pemasaran dipegang oleh seorang manajer pemasaran yang kebanyakan bertanggung jawab pada direktur perusahaa.manajer pemasaran membawahi sejumlah individu yang dikelompokkan kedalam dua sub bagian:
1. sub bagian perencanaan pemasaran dan pelayanan staf penunjang.
2. sub bagian penjualan umum.
                                               
                                                Pasar

1.      Pengertian Pasar

            Pasar adalah orang-orang yang mempunyai keinginan untuk puas,uang untuk berbelanja,dan kemauan untuk membelanjakannya.,yang terdapat dalam pasar:
1. orang dengan segala keinginannya
2. daya beli mereka
3. kemauan untuk membelanjakan uangnya.

2.    Macam-macam Pasar

Pasar dapat dikelompokan kedalam 4 golongan
1. pasar konsumen
2. pasar industri
3. pasar penjual
4. pasar pemerintah

3.     Segmentasi Pasar

    
            Segementasi pasar adalah kegiatan membagi-bagi pasar yang bersifat heterogen dari satu produk ke dalam satuan-satuan pasar(segmen pasar)yang bersifat homogen.

                                         Marketing Max dan Produk

*  Pengertian Marketing Mix

            Marketing mix adalah kombinasi dari empat atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem persamaan perusahaan,yakni:produk,struktur harga,kegiatan promosi,dan sistem distribusi.

*  Pengertian Barang
    
                        Barang atau produk adalah satu sifat yang kompleks baik dapat diraba maupun tidak dapat diraba,termasuk bungkus,warna,harga,prestise perusahaan dan pengecer,pelayanan perusahaan dan pengecer,yang diterima oleh pembeli untuk memuaskan keinginan dan kebutuhannya.

*  Penggolongan Barang menurut Tingkat Pemakaian dan Kekongkritannya

    
            Penggolongan ini menunjukkan berapa kali sebuah barang dapat      digunakan,apakah sekali,dua kali atau beberapa kai,atau sekian banyak kali.selain itu        ,penggolngan tersebut juga menunjukan konkrit tidaknya suatu barang,sehingga barang-     barang dibagi kedalam:
     1. barang tahan lama
     2. barang tidak tahan lama
     3. jasa

*  Penggolongan Barang Menurut Tujuan Pemakaiannya oleh si Pemakai
    
            penggolongan barang menurut tujuan pemakainya oleh sipemakainyaini banyak      digunakan karna peraktis.dan golongannya yaitu:
1. barang konsumsi
2. barang industri

*   Siklus Kehidupan Barang (product Life Cycle)
           
            Seperti halnya manusia,barang juga memiliki siklus kehidupan/umur yang terdiri atas beberapa tahap sejak barangdiperkenalkan,sampai tidak lagi terdapat di pasaran;ini disebut sebagai siklus kehidupan barang.tahap-tahap siklus kehidupan barang :
1. tahap perkenalan
2. tahap pertumbuhan
3. tahap kedewasaan dan kejenuhan
4. tahap kemunduran

*  Merk
           
            Brand/merk adalah satu nama ,istilah simbul,atau disain yang dimaksudkan untuk memberi tanda pengenal barang atau jasa dari seorang penjual atau sekelompok penjual dan untuk membedakannya dari barang yang dihasilkan oleh pesaing.

                                    Saluran Pemasaran

*  Pengertian Saluran Pemasaran
           
            Saluran pemasaran Adalah saluran yang digunakan oleh produsen untuk menyalurkan barang tersebut dari produsen sampai ke konsumen atau pemakai industri.

• Alternatif Saluran Distribusi untuk Barang Konsumsi dan Barang Industri

• Saluran Distribusi Ganda

            Ada beberapa masalah yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan distribusi.Faktor-faktornya adalah:
1. jenis barang yang dipasrkan
2. produsen yang menghasilkan produknya
3. penyalur yang bersedia ikut mengambil bagian
4. pasar yang dituju

• perantara saluran
           
            Dalam operasinya perantara saluran melaksanakan berbagai macam fungsi pemasaran seperti: penyimpanan pengangkutan dan sebagainya

• Pedagang besar

            Merupakan salah satu lembaga saluran yang penting terutama untuk menyalurkan barang konsumsi

• Pengecer
Jenis-jenis pengecer:
1. general marchendise store
2. single-line store

• Agen

Jenis-jenis agen :
1. agen penjualan
2. agen pembelian
3. agen pengangkutan

• jumlah perantara dalam saluran

3 alternatif yang dapat ditempuh oleh produsen :
1. distribusi intensif
2. distribusi selektif
3. distribusi eksklusif

• distribusi fisik

            pada pkoknya ,dua masalah penting yang terdapat dalam kegiatan distribusi fisik ini adalah :
1. pengangkutan
2. penyimpanan

                                                Penentuan Harga

            Harga adalah sejumlah uang yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dari barang beserta pelayanannya.
 Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat harga
1. keadaan perekonomian
2. penawaran dan permintaan
3. elastisitas permintaan
4. persaingan
5. biaya
6. tujuan perusahaan
7. pengawasan pemerintah

• metode-metode penetapan harga
1. penetapan harga biaya plus(cost-plus pricing method)
2. penetapan harga mark-up (mark-up pricing method)
3. penetapan harga break-even (break even pricing)

• politik penetapan harga
(1)penetapan harga psikhologis,
(2)price lining
(3)potongan harga
(4)penetapan harga geografis

                                    Promosi dan Periklanan

• promosi
            salah satu variable marketing mix yang digunakan oleh perusahaan untuk mengadakan komunikasi dengan pasarnya.
• Periklanan
           
            Periklanan Adalah komunikasi non-individu,dengan sejumlah biaya,melalui berbagai media yang dilakukan oleh perusahaan,lembaga non-laba,serta individu-individu

                        Personal Selling,Promosi Penjualan,dan Publisitas

• Persunal selling
           
            Persunsl selling Adalah interaksi antar individu,saling bertemu muka yang ditujukan untuk menciptakan,memperbaiki,menguasai,atau mempertahankan hubungan pertukaran yang saling menguntungkan dengan pihak lain.

• Promosi penjualan
           
            Promosi penjualan Merupakan istilah yang berbeda dengan istilah promosi meskipun sama-sama menggunakan kata promosi.

• Publisitas
           
            Publisitas merupakan salah satu kegiatan promosi kegiatan yang dilakukan melalui suatu media.